Kutitipkan Senyum,Suka dan Tanya Diabsensimu

Kutitipkan Senyum Diabsensimu Kekasih

Tak Sengaja mata ini tertahan melihat senyummu

Meski aku tak tahu pelangi yang melengkung di bibirmu itu untuk siapa

Ah,tak apalah toh kau sedekahkan saja pun tak jadi masalah

 

Ku titipkan suka di absensimu kekasih

Dulu  telunjukku mendarat pada nomor mahasiswamu

Padahal butuh  berapa semester menemukanmu di antara kelas-kelas itu

O,ternyata kau beberapa tingkat diatasku

 

Ku titipkan tanya diabsensimu kekasih

Bukankah memang tidak ada yang kebetulan?

Seperti sejuk kala bola mata kita bertemu

Hingga membuat fajar terbit di pipiku

 

Tapi tuhan sering mengajakku bercanda kekasih

Dia manjakan aku dengan kehadiranmu

Dia titipkan keindahan pada bulu matamu

Aduhai kekasih,elok rupamu adalah sebuah bukti KesempurnaanNya

 

Ku titipkan  senyum,suka,dan tanya di absensimu kekasih

Baru ku tahu kau telah terikat

Subhanallah kekasih,mengapa petir menyambar hatiku?

Kenapa kekasih?

Kenapa cinta mu menaburkan luka pada sukaku?

 

Tuhan sering mengajakku bercanda kekasih

Ternyata kau sudah mengikat kasih sebelum kasihku mengikatmu

“Apakah semua ini kebetulan?,bukankah tidak ada yang kebetulan kekasih?”,tanyaku

 

kamar kos, 10 Mei 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s